Jumat, 10 Mei 2013

5 Ramalan Dunia ini Akurat


Percaya atau tidak, kebetulankah ? Atau inilah misteri kehidupan ? Ramalan terkadang jadi kenyataan. Dari berbagai ramalan yang ada, setidaknya da lima ramalan yang melibatkan kejadian besar, orang-orang penting, dan peristiwa dahsyat. Mulai dari ramalan soal runtuhnya menara kembar World Trade Center pada 11 September 2001 hingga tsunami dan kematian John Fitzgerald Kennedy, presiden Amerika Serikat.

1. Ramalan Nostradamus soal anti-Kristus
Tulisan sebuah prediksi batin tidak akan lengkap tanpa menyebutkan nama Nostradamus di dalamnya. Dia telah mempublikasikan ribuan prediksi di masa lalu dan menjadi kenyataan di zaman kini.

Ramalannya yang paling terkenal yakni munculny tiga anti-Kristus yang haus darah dan menjadi pembantai paling keji sejagat. Yakni Napoleon Bonaparte, Adolf Hitler, dan terakhir berasal dari Timur Tengah. Masih membingungkan antara Saddam Hussein dengan Usamah Bin Ladin.


Begini bunyi tiga ramalan itu.



'Kaisar ini lahir di Italia dan lebih dikenal sebagai tukang jagal daripada pangeran'. Ini mengacu pada Bonaparte.



'Jauh di bagian Eropa Barat, seorang anak lahir dari keluarga miskin. Namun perkataannya menarik hati banyak orang dan dipuja'. Ini mengacu pada Hitler.



Sementara di Timur Tengah, begini bunyi ramalannya. 'Di negara Arab besar dia lahir dengan memuja Muhammad. Dia memasuki Eropa dengan turban biru, menciptakan teror yang paling menakutkan'. Prediksi ini masih belum diketahui apakah Saddam atau Bin Ladin.


2. Ramalan si kembar dan World Trade Center
Terry dan Linda Jamison seorang kembar mampu berbagi batin. Mereka mengklaim telah membuat ramalan soal runtuhnya gedung World Trade Center pada 11 September 2001 itu. Ungkapan mereka terekam di sebuah acara radio pada 1999.

Si kembar ini juga mengklaim telah meramalkan sejumlah kejadian dalam dunia kesehatan, cuaca, dan kasus Wiki Leaks.

3. Peramal Jeane Dixon soal kematian tokoh besar
Jeane Dixon seorang atrology pada 1960. Dia juga menjadi kolumnis, serta peramal khusus untuk pesohor, termasuk Nancy Reagan yang kerap memakai jasa-jasanya saat suaminya Ronald Reagan berkuasa.

Dixon mempunyai prediksi yang pas soal kematian presiden John Fitzgerald Kennedy dan kematian Martin Luther King.




4. Ramalan nabi yang tidur
Seorang warga negara Amerika Serikat bernama Edgar Cayce dikenal sebagai nabi yang tidur. Ramalannya tidak meleset di abad ke-20. Dia mengolah kemampuanny itu lewat meditasi dan pada saat itulah Anda bisa menanyakan soal apapun padanya termasuk waktu, luar angkasa, reinkarnasi, spiritual, dan masa depan.

Semua prediksi itu akurat. Dia juga mengklaim dirinya meramal terjadinya perang dunia I dan II. Selain itu dia juga meramal hidup para presiden seperti Franklin Delano Roosevelt dan John Fitzgerald Kennedy.




5. Peramal tsunami 2004
Seorang peramal Australia Jeffry Palmer membuat banyak prediksi yang menjadi kenyataan, namun ada juga yang tidak. Akurasi Palmer paling benar yakni dia meramal soal meletusnya gunung merapi di Samudera Hindia yang menyebabkan tsunami di Indonesia, dan beberapa negara lain. Palmer bahkan memberikan angka korban sebanyak 230 ribu di 14 negara dan ini benar.


Palmer juga memprediksi Korea Utara yang mengembangkan senjata nuklir. Saat ini negara itu memang tengah melakukannya.

6 Alasan Tes Darah itu Penting


Masih banyak anggapan, bahwa fungsi tes darah bukan hanya untuk mengetahui golongan darah. Karenanya cukup sekali, dan biasanya untuk keperluan mengurus kartu identitas saja. Padahal tes darah reguler juga penting dilakukan untuk memantau kesehatan tubuh.


Jadi bukan sekadar sebagai penguji kolesterol, asam urat, atau diabetes. Pasalnya, ada penyakit tertentu yang tidak menimbulkan gejala, tapi dapat dideteksi melalui tes darah. Berikut 6 alasan pentingnya tes darah.



1. Menghitung total darah
Jumlah total darah akan memberitahu semua statistik vital tubuh. Misalnya, jumlah hemoglobin untuk mengetahui apakah Anda menderita anemia atau tidak, jumlah trombosit untuk mengetahui pembekuan darah dan sel darah putih untuk mengetahui infeksi dalam tubuh.


2. Infeksi
Jika Anda memiliki infeksi, hepatitis atau sifilis, sebaiknya Anda menjalankan tes darah reguler. Hal ini dikarenakan penyakit tersebut bukanlah bawaan dari lahir.



3. HIV

Virus mematikan Human Immunodeficiency Virus hanya dapat ditemukan melalui tes darah rutin. Tes darah secara dini, akan membuat penderita lebih waspada dan mengetahui pengobatan apa yang harus dilakukan.


4. Gula darah
Diabetes memang dapat dilihat dari beberapa gejala, seperti haus, mudah lelah dan gampang mengantuk. Meski begitu, gula darah tetap masih dibutuhkan, tujuannya adalah untuk memantau tingkat kadar gula darah.



5. Kelenjar gondok

Banyak anak muda yang menderita gangguan tiroid atau kelenjar gondok. Ini disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Sehingga, dengan melakukan tes darah rutin gejala tiroid dapat dideteksi lebih awal.


6. Kanker
Kanker sering dideteksi lewat tes darah normal. Jika jumlah hemoglobin abnormal, atau sel darah putih tinggi, ini bisa menunjukkan karsinoma atau pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.

Kamis, 29 November 2012

Daftar 40 Orang Terkaya Indonesia




Majalah bisnis terkemuka, Forbes, kembali merilis daftar 40 orang terkaya di Indonesia 2012. Forbes melansir 40 orang terkaya RI yang disusun dengan menggunakan ukuran kepemilikan saham, dan informasi keuangan yang diperoleh dari keluarga, individu, bursa efek, analis, serta sumber lainnya. Kekayaan publik yang dihitung berdasarkan harga saham dan nilai tukar uang per 14 November 2012.
Total kekayaan dari para taipan di Tanah Air itu diperkirakan mencapai US$88,6 miliar atau Rp841,7 triliun (kurs Rp9.500). Jika dibandingkan tahun lalu, total kekayaan orang kaya RI tersebut naik 4 persen dari sebelumnya US$85,1 miliar.
Peringkat pertama masih ditempati oleh kakak beradik Robert Rudi dan Michael Hartono. Kekayaan mereka naik dari US$14 miliar pada 2011 menjadi US$15 miliar per November 2012.
Kekayaan keluarga Hartono berasal dari kepemilikan saham di PT Bank Central Asia Tbk senilai US$11 miliar. Selain dari bisnis perbankan, kekayaan keluarga Hartono ini mengalir dari perusahaan rokok kretek, Djarum, perkebunan kelapa sawit, dan kompleks real estate di Jakarta. 
Di peringkat kedua terdapat Eka Tjipta Widjaja yang naik satu peringkat dibanding tahun lalu. Eka Tjipta Widjaja per November 2012 memiliki kekayaan sebanyak US$7,7 miliar, turun dibandingkan 2011 sebesar US$8 miliar. 
Kekayaan Eka Tjipta Widjaja berasal dari bisnis kelapa sawit. Eka melalui perusahaan Golden Agri Resources memiliki perkebunan kelapa sawit terbesar kedua di dunia dengan luas 459.500 hektare. 
Selain dari perkebunan kelapa sawit, Eka Tjipta juga memiliki lembaga jasa keuangan Sinar Mas Multiartha. Kekayaan Eka Tjipta turun US$300 juta, karena kinerja Smartfren Telecom dan Sinar Mas Multiartha yang melemah pada 2012.
Sementara itu, di peringkat ketiga adalah Susilo Wonowidjojo yang melorot satu peringkat. Kekayaan Susilo pada 2012 pun turun tajam dari US$10,5 miliar menjadi US$7,4 miliar. 
Tergerusya kekayaan Susilo Wonowidjojo disebabkan turunnya laba PT Gudang Garam Tbk sebesar 22 persen pada sembilan bulan pertama 2012. Gudang Garam didirikan oleh ayah Susilo Wonowidjojo, dan saat ini Susilo tercatat sebagai presiden komisaris Gudang Garam.
Penurunan laba produsen rokok ini disebabkan sulitnya penjualan rokok di luar negeri. Beberapa negara, seperti Amerika Serikat melarang penjualan rokok kretek.
Berikut daftar 40 orang terkaya RI versi Forbes:
1. R. Budi dan Michael Hartono (US$15 miliar)    
2. Eka Tjipta Widjaja dan keluarga (US$7,7 miliar)    
3. Susilo Wonowidjojo dan keluarga (US$7,4 miliar)    
4. Anthoni Salim dan keluarga (US$5,2 miliar)    
5. Chairul Tanjung (US$3,4 miliar)    
6. Sri Prakash Lohia (US$3 miliar)    
7. Sukanto Tanoto (US$2,8 miliar)    
8. Peter Sondakh (US$2,6 miliar)    
9. Boenjamin Setiawan dan keluarga (US$2,35 miliar)    
10. Putera Sampoerna dan keluarga (US$2,3 miliar)    
11. Mochtar Riady dan kaluarga (US$2,2 miliar)    
12. Low Tuck Kwong (US$2 miliar)
13. Tahir (US$1,8 miliar)    
14. Ciliandra Fangiono dan keluarga (US$1,79 miliar)    
15. Martua Sitorus (US$1,75 miliar)    
16. Achmad Hamami dan keluarga (US$1,7 miliar)    
17. Theodore Rachmat (US$1,6 miliar)    
18. Kartini Muljadi dan keluarga (US$1,51 miliar)    
19. Murdaya Poo (US$1,5 miliar)    
20. Djoko Susanto (US$1,4 miliar)    
21. Eddy Katuari dan keluarga (US$1,3 miliar)    
22. Edwin Soeryadjaya (US$1,21 miliar)    
23. Sjamsul Nursalim (US$1,2 miliar)    
24. Ciputra dan keluarga (US$1,17 miliar)    
25. Soegiarto Adikoesoemo (US$1,15 miliar)    
26. Kiki Barki (US$1,08 miliar)    
27. Kuncoro Wibowo dan keluarga (US$1,06 miliar)    
28. Garibaldi Thohir (US$1,05 miliar)    
29. Hary Tanoesoedibjo (US$1,04 miliar)    
30. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono (US$1,03 miliar)    
31. Benny Subianto (US$1,02 miliar)    
32. Harjo Sutanto (US$1 miliar)   
33. Kusnan dan Rusdi Kirana (US$900 juta)    
34. Aksa Mahmud (US$820 juta)    
35. Prajogo Pangestu (US$800 juta)    
36. Alexander Tedja (US$790 juta)    
37. Husain Djojonegoro dan keluarga (US$780 juta)    
38. Sudhamek (US$760 juta)    
39. Hashim Djojohadikusumo (US$750 juta)    
40. Eddy Kusnadi Sariaatmadja (US$730 juta)